![]() |
| Ustadz Farid Ahmad Okbah bersama para ulama menasihati pasangan Anies-Sandiaga |
Headlineislam.com – Barusan telepon langsung ke
Ustadz Farid Ahmad Okbah terkait pertemuan dan foto bersama para tokoh Islam dengan
pasangan Anies - Sandiaga bahwa:
1.
Pertemuan itu bukan bentuk dukung-mendukung.
Termasuk bentuk dukungan khusus kepada Anies dan Sandiaga.
2.
Belum ada kontrak apapun antara pasangan
Anies dan sandiaga kepada para tokoh Islam.
3.
Pertemuan itu hanya sebagai silaturrahim dan
upaya tabayyun para tokoh Islam khususnya kepada Anies Baswedan terkait isu
selama ini apakah beliau Syi'ah dan pedukungn kesesatan.
4.
Dari hasil tabayyun itu Anis mengungkapkan
bahwa beliau bukan Syi'ah dan bukan Jil. Ada kemungkinan juga beliau
dimanfaatkan dengan isu dan stigma tersebut.
5.
Dalam pertemuan itu, para tokoh Islam
menasehati dan memberikan masukan kepada pasangan Anies - Sandiaga terkait
bahaya kelompok aliran sesat bagi ummat dan keutuhan NKRI seraya memberikan
beberapa data kepada pasangan Anies-Sandiaga agar dapat menjadi pertimbangan
kedepan bisa memihak kepada Ummat.
6.
Ustadz Farid mengingatkan bahwa masih ada
satu calon lain (Agus -Sylviana) yang juga muslim yang memiliki hak sama untuk
mendapat nasihat dan masukan dari para ulama dan tokoh Islam.
7.
Kemungkinan kedepan para tokoh Islam bisa
saja diagendakan yang sama pertemuan dengan pasangan calon lain (Agus -
-Sylviana) dalam rangka memberi nasehat dan masukan.
8.
Ustadz Farid mengatakan terlalu dini kalau
kita mendeklarasikan dukung mendukung karena sejauh ini belum ada kontrak
politik antara para tokoh Islam dengan pasangan cagub yang ada.
9.
Ustadz Farid menegaskan tugas ulama hanyalah
memberi masukan dan memberi arahan ke ummat agar ummat Islam ini bersatu dan
dapat memenangkan perjuangan bersama melawan kekafiran dan kedzhaliman.
10. Ketika ditanya apakah nanti akan
ada seruan dari para tokoh Islam atau ulama untuk mengarahkan ummat ke salah
satu Paslon gubernur DKI? Ustadz Farid menjawab, kita akan lihat nanti
dinamikanya kedepan seperti apa.
Bekasi, 28 September 2016 Pukul
09.10 WIB
Maulana Yusuf.
[eko/headlineislam.com]



No comments:
Post a Comment