![]() |
| Illustrasi: Pemberontak Syiah Houthi |
Headlineislam.com – Jenderal pasukan khusus
pemberontak Houthi Yaman tewas dalam bentrokan dengan pasukan Koalisi Teluk
yang dipimpin Arab Saudi di perbatasan Saudi dan Yaman. Hal itu diungkap sumber
di Koalisi Saudi pada Sabtu (24/09) pekan lalu. .
Sumber yang dikutip Reuters, Ahad
(25/9/2016) mengatakan, Mayor Jenderal Hassan Almalsi, Kepala Pasukan Khusus
Houthi, tewas pada Kamis ketika mencoba untuk menyusupkan skuad milisi Syiah
Houthi ke wilayah selatan Najran, Arab Saudi.
Pasukan Koalisi Saudi telah
memerangi pemberontak Syiah Houthi Yaman sejak Maret 2015 setelah kubu oposisi
Yaman itu merebut Ibu Kota Sanaa. Aksi pemberontak Houthi itu membuat presiden
sah Yaman, Abd Rabbo Mansour Hadi melarikan diri ke Saudi untuk meminta
perlindungan.
Perang di Yaman telah menewaskan
lebih dari 10 ribu orang. Pembicaraan damai yang disponsori PBB pada bulan lalu
masih gagal mendamaikan pihak yang berseteru di Yaman.
Konflik di Yaman bukan hanya
melibatkan pemberontak Houthi dan pasukan Presiden Hadi. Namun, telah meluas
menjadi perseteruan regional antara Saudi dan Iran.
Riyadh menilai Teheran sebagai
ancaman penting bagi stabilitas di Timur Tengah dan sekitarnya karena memberi
dukungan kepada milisi Houthi. Namun, Iran yang menilai Houthi sebagai otoritas
sah Yaman, membantah tuduhan Saudi.
Houthi dalam beberapa pekan ini
juga kerap menembakkan rudal ke wilayah perbatasan Saudi, namun berhasil
dicegat. [si/headlineislam.com]



No comments:
Post a Comment