![]() |
| Salah satu tayangan perusak morak yang ditayangkan oleh SCTV |
Menanggapi hal ini, Markaz Besar
NU Garis Lurus membuat teguran terbuka untuk TV Nasional khususnya SCTV. Berikut
isi tegurannya sebagaimana kami kutip dari nugarislurus.com:
TEGURAN TERBUKA UNTUK SCTV &
TV NASIONAL PERUSAK MORAL
-
Hentikan sinetron perusak moral remaja dengan
ajaran pacaran sejak dini dan percumbuan haram lainnya kepada TV nasional
khususnya SCTV.
-
Kepada para orang tua dan wali murid agar
senantiasa membimbing putra & putrinya saat menonton TV dan memberi
peringatan serta teladan kepada mereka tentang sisi baik dan buruk kepada anak-anak
karena anak-anak hanya akan melakukan dan mencontoh apa yang mereka lihat dan
saksikan.
-
Guru dan para pendidik hendaknya terus
menerus mengingatkan para murid dan peserta didik tentang ‘bahaya buruk melihat
tayangan minim moral di TV nasional’ khususnya para remaja.
-
Seruan untuk para dai dan khotib -khotib jum’at
untuk menyampaikan ‘bahaya tontonan televisi’ yang tidak ada unsur pendidikan
dan merusak moral para remaja dan generasi muda melalui podium dan mimbar
-mimbar kaum muslimin.
-
Kepada pemerintah dan pihak yang berwenang
khususnya KPI untuk memberikan teguran keras mengenail hal ini agar menjadi
peringatan serius supaya tidak selalu berulang acara -acara TV sejenis perusak
moral dimasa mendatang.
Teguran ini ditandatangani oleh
seluruh pengurus NU Garis Lurus, yaitu:
1. Habib Muhammad Vad’aq (Pengurus
pusat)
2. KHR. Muqtafi Abdullah Schal (Pengurus
pusat)
3. KH. Lutfi Bashori (Imam Besar)
4. Buya Yahya (Raim’Aam)
5. KH. Muhammad Idrus Ramli (Ketua
Umum)
6. Djakfar Shodik (Ketua Ansor)
7. KH. Abbas Rahbini Mawardi (Duta
Luar Negeri)
8. Gus Muhammad Luthfi Rochman (Komandan
Nasional)


