Headlineislam.com – Pemerintah Turki pada Sabtu, 16 Juli 2016, menghentikan seluruh misi tempur Amerika Serikat dari pangkalan militer Incirlik untuk melawan Negara Islam (ISIS).
Menurut pejabat Amerika yang tak
disebutkan namanya seperti diwartakan New York Times, ini merupakan dampak
besar dari upaya kudeta militer gagal yang berlangsung pada Jumat dinihari, 15
Juli 2016, waktu setempat.
“Pemerintah Turki menutup wilayah
udara untuk penerbangan militer. Saat ini seluruh operasi tempur dari pangkalan
militer di Incirlik dilarang,” ucap Peter Cook, juru bicara Pentagon, dalam
sebuah pernyataan kepada media, seperti dilansir AtjehCyber dari New York
Times, Senin (18/7/2016).
Cook menambahkan, Komando Pusat
Militer Amerika akan mengubah operasi penerbangan dalam upaya meminimalisasi
dampak perang melawan ISIS.
Pejabat Amerika lainnya mengatakan
pada Jumat lalu, upaya kudeta tidak memiliki dampak terhadap pengeboman dan
misi mata-mata yang diberangkatkan dari Incirlik. Pembukaan pangkalan untuk
para sekutu Turki dapat mempercepat dan mengintensifkan serangan udara terhadap
basis ISIS. [Adiba/Antileberalnews]


