Headlineislam.com
– Sejumlah purnawirawan dan ormas
menggelar Simposium Anti-PKI di Balai Kartini pada awal Juni lalu. Agenda
tersebut untuk merespon simposium yang diselenggarakan pemerintah di Hotel Arya
Duta pada 18 April silam.
Menanggapi isu kebangkitan PKI,
mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menilai hal itu bisa menjadi bola liar
dan berpotensi memicu konflik horisontal.
"Mencermati perkembangan
situasi di masyarakat luas maupun secara fisik. Demokrat cemas jika ini menjadi
bola liar yang berujung konflik horisontal," ujar politikus yang akrab
disapa SBY itu dikediamannya, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/6/2016).
Ketua Umum Partai Demokrat itu
mengimbau, agar sejumlah pihak yang saling berhadapan bisa saling menahan diri.
Bahkan, ia meminta agar pemerintah menegaskan sikapnya.
"Demokrat berharap agar pihak
yang saling berhadapan bisa saling tahan diri, pemerintah tak boleh membiarkan.
Sikap kepala negara harus jelas jangan bikin salah persepsi atau keliru,"
imbuhnya.
Terlebih konflik ideologi, lanjut
SBY sangat berbahaya. Merujuk pada pengalaman masa lalu, korban berjatuhan baik
dari aparat maupun masyarakat.
"Di Indonesia atau dunia
konflik ideologi berbahaya. Jangan sampai ketidakmatangan sikap akhirnya
terjadi lagi konflik berdarah yang tidak kita inginkan," tandasnya. [wal/okezone]


