Headlineislam.com
– Banyak orang salah kaprah dengan
minuman isotonik yang banyak diiklankan di media, terutama TV dan radio. Mereka
pikir dengan meminum minuman isotonik, mereka akan dapat bertahan melalui hari
yang melelahkan dan terutama, hari-hari di bulan puasa. Faktanya, mereka hanya
termakan iklan saja!
Seorang ahli penyakit dalam dari
RSCM dan FKUI, Ari Fahrial Syam berpendapat bahwa ajakan untuk mengonsumsi
minuman isotonik sudah melewati batas. Pada iklan, kapanpun dan di manapun,
bahkan setelah bangun tidurpun kita dianjurkan untuk meminum minuman yang
mengandung zat elekrolit tersebut. Padahal, kita hanya memerlukan minuman
isotonik di saat kita sedang benar-benar kekurangan banyak cairan saja,
misalnya saat kita berkeringat, seusai berolahraga atau menderita diare. Kita
boleh minum minuman isotonik tersebut di saat kita harus menggantikan cairan
tubuh dan asupan kalori yang berkurang saat berolah raga.
Beliau menyarankan untuk tidak
mengonsumsi minuman isotonik untuk sahur dan berbuka puasa, karena minuman
tersebut mengandung kadar gula dan elektrolit (garam dan natrium) yang tinggi.
Kita harus waspada dan memperhitungkan bahwa dengan mengonsumsi produk isotonik
ini, akan terjadi penambahan asupan gula dan garam dalam tubuh. Risiko-risiko
yang dihadapi adalah penyakit hipertensi, diabetes mellitus dan obesitas. Itu
belum termasuk efek samping langsungnya, yaitu dehidrasi (karena tingkat kalori
yang berlebihan) dan rasa lemas pada saat berpuasa.
Ia menganjurkan sebaiknya selama
bulan puasa ini kita banyak minum air putih saja dan menghindari produk-produk
isotonik jika kita tidak benar-benar membutuhkannya.
Dengan adanya kesalahpahaman ini,
diharapkan masyarakat untuk dapat lebih membuka mata lebar-lebar dan banyak
browsing informasi terakurat yang berkaitan dengan produk eletrolit tersebut,
agar tidak mudah dibodohi oleh iklan-iklan belaka. Bagi masyarakat yang memang
sudah mempunyai keluhan-keluhan kesehatan sebaiknya berkonsultasi dulu dengan
dokter sebelum mengonsumsi produk-produk tersebut. [hellodoctor/muslimahzone.com]


