Headlineislam.com – Pernyataan kontroversial ketua
PBNU Said Aqil Siraj, ‘pemimpin kafir tapi jujur lebih baik daripada pemimpin
muslim yang dzalim’ kembali dibantah. Ulama pakar akhir zaman, ustadz Zulkifli
Muhammad Ali, Lc, MA dengan tegas menyatakan pernyataan Said Aqil itu adalah
slogan kelompok Syiah.
Ustadz Zulkifli menjelaskan,
slogan tersebut telah digemborkan oleh kelompok Syiah pada zaman Genghis Khan.
Atas slogan itu juga pasukan Tartar membantai puluhan ribu umat Islam di
Baghdad waktu itu.
“Itu doktrin yang diumumkan oleh
kaum Syiah dulu waktu zaman Genghis Khan. Lebih baik penguasa kafir yang jujur
daripada muslim tapi dzalim, ini bahasanya kelompok Syiah yang telah membantai
puluhan ribu nyawa kaum muslimin akibat dari pengkhianatan dan kata-kata
seperti itu,” kata ustadz Zulkifli kepada Jurnalislam usai acara ‘Tasikmalaya
Mengaji’ di Aula MTAQ Al Jamaah, Cicurug, Tasikmalaya, Sabtu (30/4/2016) malam.
![]() |
| Ustadz Zulkifli Muhammad Ali, Lc. Ma. |
“Di dalam kitab Mausu’atul Ijma
(Ensiklopedi Ijma’) sudah jelas-jelas diharamkan secara mutlak umat Islam
diharamkan mengangkat non Muslim sebagai pemimpin, bahkan ini
akan berimbas pada batalnya dua kalimat syahadat dan gugurnya iman,” tegasnya.
Lebih lanjut, ustadz kelahiran
Pariaman itu menilai, zaman sekarang, banyak ‘ulama’ yang sebenarnya belum
layak disebut ulama tapi masih sebatas da’i.
“Kalau ulama itu kan warosatul
anbiya (pewaris para nabi-red), mereka tidak hanya diwarisi ilmu akan tetapi
akhlaknya juga. Jadi ilmu yang macam mana yang mereka warisi, kalau ilmunya
nabi mereka pasti jujur menyampaikan kebenaran. Tapi selama ini, kata-kata yang
mereka katakan hanya menyenangkan hati yang punya fulus, yang punya power,
sementara mereka tidak berusaha menyenangkan Allah SWT,” paparnya.
Oleh sebab itu, dia menyarankan
agar umat Islam bisa memilih ulama yang sesuai dengan standar seorang ulama
yang telah dijelaskan dalam Islam.
“Jadi, ulama yang kita ikuti
adalah ulama yang mempunyai akhlakul karimah, kalau sekedar ngomong doang, gak
usah diikuti sajalah,” pungkasnya.



