Headlineislam.com – Imam Besar
Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab mengingatkan Presiden Jokowi
supaya tidak memberikan kesempatan kepada Partai Komunis Indonesia (PKI) untuk
kembali bangkit.
Habib Rizieq juga mengingatkan
kembali agar jangan sampai isu Jokowi minta maaf kepada PKI itu terjadi.
"Jika Jokowi ngotot mau minta
maaf kepada PKI karena ditumpas rakyat Indonesia akibat pengkhianatan mereka,
maka sekalian saja minta maaf kepada Belanda dan Jepang karena dilawan dan
diusir rakyat Indonesia akibat penjajahan mereka, serta minta maaf juga kepada
para koruptor dan bandar narkoba karena dihukum negara akibat kejahatan
mereka," jelas Habib Rizieq melalui pernyataannya yang diterima Suara Islam
Online, Senin (9/5/2016).
Sebelumnya, Habib juga mengatakan,
jika Jokowi sampai menyampaikan permintaan maaf kepada PKI itu artinya selama
ini PKI tidak bersalah dan yang bersalah adalah TNI, para Kyai, Nahdlatul
Ulama, Muhammadiyah dan Banser yang salah. "Itu berarti PKI benar dan umat
Islam yang salah," tandasnya.
Seperti diketahui, hari ini Senin
(9/5) bertepatan dengan hari lahirnya PKI ke 102. Sejumlah indikasi munculnya
gerakan PKI sudah terlihat, diantaranya sudah banyak yang berani memakai kaos
PKI berlogo palu dan arit. (si)


