![]() |
|
Pasangan
LGBT sedang merayakan perkawinan menyimpang di Hollywood Barat, California,
Amerika Serikat
|
Headlineislam.com – Menurut
survey lembaga di Amerika Serikat, Centers for Diseas Control and Prevention
pada tahun 2000 dinyatakan bahwa mayoritas penderita penyakit AIDS adalah
mereka yang memiliki orientasi seks secara homoseksual. Perilaku seks
menyimpang inilah yang menyebabkan penyebaran AIDS meluas di belahan dunia.
“Orang
yang mengidap HIV dalam kurun waktu 5-10 tahun akan tetap nampak sehat, seperti
biasa, dan baru sesudah itu penyakit AIDS baru muncul. Orang yang mengidap HIV
secara fisik tidak menunjukkan keluhan dan kelainan, bahkan banyak diantara
mereka tidak menyadari bahwa dirinya mengidap HIV. Tak heran bila mereka
seringkali menularkan virus HIV pada orang lain,” tulis Prof. Dr. dr. H. Dadang
Hawari, Psikiater dalam buku “Konsep Islam menanggulangi HIV/AIDS.”
Berbagai
penyakit yang ditimbulkan dari perilaku seks menyimpang terungkap dalam buku
yang berjudul “Membongkar Rahasia Kaum Homoseksual” karangan Rama Azhari dan
Putra Kencana. Patut disimak agar kita terhindar dari cinta terlarang
(homoseksual dan lesbian) dengan mengenali jenis penyakit yang disebabkan dari
orientasi seksual yang menyimpang.
Penyakit
berbahaya lain, selain AIDS, yang juga diakibatkan penyimpang seksual
(homoseksual dan seks anal) adalah Kanker Lubang Anus. Hal ini biasanya
disebabkan pemakaian lubricants (cairan pelican pada anus yang dalam jangka tertentu
akan mengakibatkan kanker).
Homoseksual
juga menyebabkan penyakit Sifilis. Penyakit ini hanya menjangkiti orang yang
melakukan hubungan seksual menyimpang. Indikasi fisik penyakit ini adalah
munculnya luka bernanah di sekitar kemaluan ini hanya menjangkiti orang yang
melakukan hubungan seksual menyimpang.
Indikasi
bagian dalam tubuh ditandai dengan infeksi pada liver, usus, lambung,
tenggorokan, paru-paru dan testis (buah zakar). Belum lagi dampak yang
diakibatkan penyakit ini pada jantung dan saluran pembuluh darah, sehingga
keduanya dapat menyebabkan kelumpuhan, penebalan saluran pembuluh darah,
kebutaan, rasa nyeri pada dada, kondisi fisik yang terus memburuk, kanker lidah
dan terkadang TBC.
Perilaku
seks yang menyimpang juga dapat menyebabkan Gonore (kencing nanah). Penyakit
ini juga disebut sebagai penyakit kelamin yang paling banyak terjadi di dunia.
Berdasarkan laporan WHO, jumlah penderita penyakit Gonore pada tahun 1975
mencapai 250 juta jiwa.
Penyakit
Gonore mengakibatkan infeksi pada kelamin, yaitu berupa luka bernanah yang
bercampur darah dan berbau busuk. Penyakit ini juga dianggap sebagai penyebab
terbesar terjadinya kemandulan, penyempitan saluran kencing, infeksi pada
saluran pembuangan (anus), dan radang mulut (tenggorokan).
Selain
itu, penderita penyakit ini akan menderita nyeri dan panas saat buang air
kecil. Daerah sekitar lubang penis pun menjadi merah akibat peradangan
tersebut. Lama kelamaan, radang pada saluran air kencing itu akan menyebar ke
kandung kemih setelah 10-14 hari. Akibatnya, kandung kemih pun mengalami
infeksi yang sama sehingga menambah rasa sakit dan panas ketika buang air
kecil. Kondisi demikian juga disertai rasa pusing, demam, dan nyeri di sekujur
tubuh.
Tidak
menutup kemungkinan, kuman penyakit ini menyebar ke anggota tubuh lainnya
melalui aliran darah. Hal itulah yang akan menjadi penyebab timbulnya infeksi
pada hati, selaput otak, dan terkadang pula pada jantung beserta klep-klepnya.
Penyakit
yang tak kalah berbahaya adalah Herpes. Penyakit ini telah menumbuhkan
kengerian dan ketakutan yang luar biasa bagi mereka yang memiliki perilaku seks
menyimpang. Laporan Kementrian Kesehatan Amerika Serikat menunjukkan bahwa
herpes termasuk penyakit yang belum ditemukan obatnya hingga saat ini, bahkan
penyakit ini lebih berbahaya dari kanker sekalipun.
Di
AS, jumlah penderita penyakit Herpes mencapai 20 juta jiwa, sedangkan di
Inggris terdapat 100.000 penderita. Penyakit ini sangat mematikan. Herpes
dikenali dengan luka bernanah yang sangat parah berwarna merah, yang membesar
dan menyebar dengan cepat. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang bernama
Herpes Humanis. Virus ini menyebar melalui hubungan seks yang menyimpang.
Bagi
kaum laki-laki, indikasi awal kemunculan penyakit ini ditandai dengan rasa
gatal di sekitar kemaluan. Kemudian muncul bisul dan luka pada ujung penis,
juga pada sekujur penis atau di daerah sekitar anus bagi mereka yang kerap
melakukan praktek sodomi. Bisul kecil dalam jumlah yang banyak itu akan semakin
membesar, terasa semakin perih, hingga akhirnya pecah. Akibatnya, bagian penis
tersebut mengalami infeksi dikarenakan kuman yang menyebar.
Setelah
penyakit ini bertambah parah, keluarlah plasma (cairan yang menyerupai darah),
baru kemudian mengalir nanah bercampur darah. Terkadang infeksi tersebut
merambat hingga ke paha daerah sekitar selangkangan. Di samping itu akan
terjadi pembengkakan pada kelenjar getah bening, sehingga menyebabkan daerah
tersebut semakin terasa sakit.
Perilaku
seks menyimpang juga dapat melemahkan kekebalan tubuh. Selain kekebalan tubuh
yang menurun drastis, orang-orang yang memiliki perilaku homoseksual umumnya
menderita gangguan secara psikologi karena pandangan negatif dari masyarakat
setempat. Gangguan psiokologi ini akan menimbulkan perasaan depresi, takut,
minder, dan penyakit psikis lainnya.
Sumber
: Islampos | Headlineislam.com



No comments:
Post a Comment