JAKARTA (Headlineislam.com) – Menteri Agama Lukman Hakim
Saifuddin mengatakan agar masyarakat dapat membentuk satuan tugas (satgas)
anti-LGBT. Menurutnya, akan lebih efektif jika satgas ini dibentuk oleh
masyarakat sendiri.
“Munculnya LGBT ini memang tidak
dapat terelakkan karena adanya globalisasi dan teknologi komunikasi informasi serta
perkembangan media sosial yang luar biasa,” ujar dia seperti dilansir Republika
Kamis (18/02).
Ia mengatakan, Brasil saja sebagai
negara penganut Katolik taat yang dulu menolak LGBT saat ini melegalkan
perkawinan sejenis. Apalagi, seluruh negara bagian Amerika juga melakukan hal
yang sama.
Dalam mengatasi LGBT, bukan hanya
tanggung jawab pemuka agama, melainkan juga masyarakat, seperti ormas-ormas
keagamaan. Selain itu, agar anak-anak tidak menjadi sasaran LGBT, orang tua
perlu mendidik anak-anak dengan benar.
“Orang tua juga harus mendapatkan
pendidikan agar mampu menghadapi berbagai macam tantangan. Karena, dengan
adanya globalisasi dan perkembangan teknologi informasi, anak-anak dapat dengan
cepat menyerap informasi, baik yang positif dan negatif. Karena, jika orang tua
salah mendidik anak, bisa saja orientasi seksual anak tak jelas,” tambahnya.
Terkait pemblokiran situs-situs
yang mengampanyekan LGBT dan pornografi, Kemenag terus bekerja sama dengan
Kemenkominfo.
“Pekerjaan kita memang saat ini fokus
pada pemblokiran situs-situs tersebut, tetapi karena begitu mudahnya membuat
situs tersebut, saat satu situs diblokir, muncul 100 situs lainnya,”
pungkasnya.
Sumber : Kiblat |
Headlineislam.com



No comments:
Post a Comment