Headlineislam.com – Tahukah kenapa istri nabi Luth mendapatkan adzab? BUKAN
karena dia ikut kelakuan kaum soodom yang homoseex, tetapi yang ia lakukan
adalah MENDUKUNG, memfasilitasi dan memuluskan rencana kaum soodom memuaskan
hawa nafsu mereka dan mengkhianati nabi Luth.
Saat itu, Nabi Luth ‘alaihissalam
mengajak penduduk Sadum
untuk beriman dan meninggalkan perbuatan keji itu. Beliau berkata kepada
mereka,
{إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ لُوطٌ
أَلَا تَتَّقُونَ (161) إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ (162) فَاتَّقُوا اللَّهَ
وَأَطِيعُونِ (163) وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا
عَلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ (164) أَتَأْتُونَ الذُّكْرَانَ مِنَ الْعَالَمِينَ (165) وَتَذَرُونَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُمْ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ
عَادُونَ} [الشعراء: 161 – 166]
“Mengapa kamu tidak bertakwa?”–
Sesungguhnya aku adalah seorang Rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,–Maka bertakwalah
kepada Allah dan taatlah
kepadaku.–Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku
tidak lain hanyalah dari Tuhan
semeta alam.–Mengapa kamu mendatangi jenis laki-laki di antara manusia,– Dan
kamu tinggalkan istri-istri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan
kamu adalah orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Asy Syu’ara: 161-166)
Tetapi kaum Luth tidak peduli dengan
seruan itu, bahkan bersikap sombong terhadapnya serta mencemoohnya dan
menantang,
ائْتِنَا بِعَذَابِ اللَّهِ إِنْ
كُنْتَ مِنَ الصَّادِقِينَ} [العنكبوت: 29]
“Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk
orang-orang yang benar.” (QS. Al ‘Ankabbut: 29)
Akhirnya Allah SWT menurunkan
azab kepada mereka.
{فَلَمَّا جَاءَ أَمْرُنَا
جَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهَا حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ
مَنْضُودٍ (82) مُسَوَّمَةً عِنْدَ رَبِّكَ وَمَا هِيَ مِنَ الظَّالِمِينَ
بِبَعِيدٍ } [هود: 82، 83]
“Maka ketika datang azab Kami,
Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (kami balikkan), dan
Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan
bertubi-tubi,–Yang diberi tanda oleh Tuhanmu, dan siksaan itu tidaklah jauh
dari orang-orang yang zalim.” (QS. Huud: 82-83)
Allah Subhanahu wa Ta’ala
menyelamatkan Nabi Luth dan keluarganya selain istrinya.
Jadi jika ada orang Islam tapi
pro LGBT segeralah bertaubat.
«إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَى
أُمَّتِي عَمَلُ قَوْمِ لُوطٍ»
“Sesungguhnya yang paling aku
takuti (menimpa) umatku adalah perbuatan kaum Luth.” (HR. Ibnu Majah)*
LGBT adalah kemunkaran. Maka
sikap seorang mu’min ketika ada kemunkaran:
«مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا
فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ، فَإِنْ لَمْ
يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ، وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ».
Dari Abu Sa’id Al Khudri ra:
‘Saya mendengar Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa melihat kemungkaran, maka
ubahlah dengan tangannya, jika tidak mampu maka ubahlah dengan lisannya, jika
tidak mampu maka (tolaklah) dengan hatinya, dan hal tersebut adalah selemah-lemahnya
iman” (HR. Muslim)
Diberi teks ayat dan hadits oleh
nahimunkar.com.
*سنن ابن ماجه) 2/ 856(
«إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَى
أُمَّتِي عَمَلُ قَوْمِ لُوطٍ»
__________
شرح محمد فؤاد عبد الباقي
ش – (إن أخوف) أي الذي هو أكثر
هوفا وأشد ضررا من الأمور التي أخاف منها على أمتي والمراد من أخوف لا أنه الأخوف.
حكم الألباني :حسن



No comments:
Post a Comment