Swedia
(Headlineislam.com) –
Pemerintah Swedia menolak mengirim pesawat tempur Gripen Jas guna membantu
Perancis dalam memerangi ISIS di Iraq dan Suriah. Swedia beralasan, belum ada
kejelasan dari pihak internasional.
“Alasan
utama adalah bahwa sejauh ini adalah wilayah abu-abu hukum. Itu bisa berubah
jika ada mandat yang sangat jelas PBB. Tapi sejauh ini belum ditetapkan oleh
hukum internasional,” ujar Menteri Luar Negeri Swedia, Margot Wallstrom, Kamis
(17/12).
Walau
begitu, pemerintah Swedia menawarkan pesawat angkut dalam misi Perancis di
wilayah Suriah.
Dia
juga mengatakan, permintaan Perancis ini akan dievaluasi kembali pada tahun
depan untuk melihat apakah itu sesuai undang-undang ekspor senjata Swedia.
Pemimpin
oposisi Partai Moderat, Anna Kinberg menyatakan bahwa, “Saya kecewa pada
kelesuan pemerintah dan kami akan mampu memberikan komponen militer”.
Pada
bulan lalu, Perdana Menteri Swedia, Stefan Lofven mengatakan, negaranya akan
mendukung permohonan Perancis pasca serangan di Paris. (K)



No comments:
Post a Comment