Jakarta (Headlineislam.com) – Menghadapi tahun baru Hijriah 1437 H, Rais Aam
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU), KH.Ma’ruf Amin mengatakan jam’iyahnya akan
fokus mengembangkan pemberdayaan masyarakat melalui ekonomi sektor riil.
Menurut dia, NU akan mengumpulkan dana zakat dan wakaf
untuk membangun ekonomi rakyat dan mengembangkan pendidikan.
“Sektor riil juga kita hidupkan untuk warga Nahdliyin,
supaya warga Nahdliyin itu mandiri,” katanya kepada kiblat.net, beberapa waktu
lalu (13/10) di Gedung MUI Pusat, Jakarta.
Lanjut Kiyai Ma’ruf, pengembangan ekonomi sektor riil itu
akan dipusatkan di masjid-masjid dan di pondok-pondok pesantren.
“Pondok pesantren dan masjid akan melakukan pemberdayaan
lingkungan sekitarnya,” tegasnya.
Lebih dari itu, imbuh Kiyai Ma’ruf, NU tidak hanya
melakukan pembinaan ekonomi sektor riil dan pendidikan. Akan tetapi, NU juga
akan melakukan pembinaan aqidah Ahlus Sunnah wla jamaah di lingkungan sekitar.
“Pembinaan ekonomi dan aqidah tidak bisa dipisahkan,
tentunya pembinaan aqidah ahlus sunnah wal jamaah sesuai prinsip-prinsip
ke-NU-an,” paparnya.
Selain itu, NU juga akan membina semangat kejuangan di
kalangan warga Nahdliyin. Salah satunya, NU akan menggelar Kirab menjelang Hari
Santri pada 22 Oktober 2015.
“Hari Santri bagi NU adalah momentum resolusi jihad,
semangat kejuangan dan kebangsaannya. Jadi, kita hidupkan semuanya,” tandas
Kiyai Ma’ruf. [Ibnu M/kiblat/headlineislam.com]


No comments:
Post a Comment