Ketua Komite Keamanan
Nasional dan kebijakan
Luar Negeri di Parlemen Iran, ‘Alaudin Boroujerdi,
dalam
konferensi pers di Damaskus, Kamis (15/10),
|
Damaskus (Headlineislam.com) – Iran menyatakan siap mengirim pasukan secara
terang-terangan ke Suriah untuk membantu Bashar Assad jika pemerintah Damaskus
meminta. Sementara sumber-sumber di lapangan menegaskan bahwa tentara resmi
Iran sudah bertempur di Suriah memerangi pejuang.
“Ketika sebuah negara sahabat seperti Suriah meminta
(bantuan pasukan) kami akan mempelajarinya dan kemudian memutuskannya,” kata
Ketua Komite Keamanan Nasional dan kebijakan Luar Negeri di Parlemen Iran,
‘Alaudin Boroujerdi, dalam konferensi pers di Damaskus, Kamis (15/10), seperti
dilansir Al-Jazeera.
Dia menjelaskan bahwa menurut kebijakan regional Iran
dalam bantuan militer, baik untuk Iraq atau Suriah, itu didasarkan pada
permintaan negara terkait. Sementara strategi Iran memerangi “terorisme”
membantu dua negara itu baik dari senjata dan instruktur militer. Pasti,
tambahnya, perlu dipelajari dan didiskusikan di kalangan internal Iran.
Boroujerdi yang menemui awak media setelah bertemu Bashar
Assad menekankan bahwa Iran mendukung penuh Suriah dalam perang yang ia sebut
“melawan teroris”. Begitu juga Assad, sangat senang dengan dukungan Iran dan
Rusia.
Dia mendukuh AS dan negara regional mendukung yang ia
sebut “teroris”. Dia juga mengkritik kebijakan Turki yang mendukung oposisi.
Perlu dicatat, Iran dan Suriah menganggap seluruh pejuang
Suriah baik yang Islamis atau nasional sebagai gerakan teroris. Sementara AS
dan sekutunya masukkan gerakan pejuang Islamis sebagai “teroris”.
Sementara itu, halaman-halaman Online pro rezim Suriah
sebelumnya ramai membicarakan foto komandan brigade Faliq Al-Quds Iran, Qasim
Sulaimani, di Suriah. Dia terlihat tengah memeriksa pasukan Iran dan Suriah di
sebuah tempat yang diyakini di pedesaan Latakia.
Foto itu menyebar di internet beberapa hari setelah
Sulaimani santer dikabarkan mengunjungi Aleppo.
Iran selalu mengelak dituduh mengirim pasukan ke Suriah.
Namun, kesaksian pejuang dan laporan media menegaskan bahwa tentara nasional
Iran bertempur di Suriah membela Bashar Assad.
Kantor berita The Assosiated Press memperkirakan jumlah
tentara Iran di Suriah mencapai 1.500 tentara. Jumlah ini belum termasuk
milisi-milisi bersenjata bentukan Garda Revolusi Iran dari berbagai negara.
(Ar/kiblat/headlineislam.com)


No comments:
Post a Comment