Headlineislam.com – Bagi sebagian orang, aktivitas
menghafal mungkin membutuhkan satu energi tersendiri untuk melakukannya. Namun,
bagaimana halnya jika hafalan itu justru membuahkan faedah yang banyak jika itu
serius dilakoni. Seperti ketika seorang Muslim mampu menghafalkan Al-Qur’an.
Selain berbuah pahala, manfaat ilmu akan ia dapatkan ketika benar-benar
memahami hakikatnya.
Dikutip dari Muslim Matters, DR.
Yasi Qadhi, dalam sebuah seminarnya memberikan beberapa langkah praktis yang
dapat membantu seorang Muslim menghafalkan Al-Qur’an. Berminat mencoba? Ikuti
13 langkah berikut ini:
1.
Ikhlas dan Tulus. Dua hal ini terkait niat dalam
menghafalkan Al-Qur’an. Pastikan tidak ada niat duniawi ketika Anda mulai
menghafalkan Al-Qur’an. Niatkan semata-mata untuk meraih keridhaan Allah swt.
Selain itu, niat juga harus terus diperbaharui setiap waktu sebagaimana
keimanan. Agar usaha menghafal terus berjalan dan menghindari rasa putus asa.
2.
Konsistensi. Semakin sering Anda menghafal,
aktivitas ini akan semakin mudah dijalani. Jangan lewatkan satu hari pun untuk
tidak menghafal. Tidak ada hari libur dalam beribadah. Dalam satu hari, setidaknya
hafalkanlah 3-5 baris. Jika Anda konsisten, insyaAllah 5-6 tahun ke depan Anda
sudah lengkap menghafalkan 30 juz Al-Qur’an.
3.
Timing. Mulailah aktivitas harian Anda
dengan menghafal. Sebelum sarapan pagi misalnya, karena hal ini sebagai sarapan
rohani. Waktu terbaik untuk menghafal adalah bakda Shubuh. Untuk awal-awal
menghafal, sisihkan waktu satu jam. Jika sudah terbiasa, Anda nantinya hanya
akan menyisihkan 15-20 menit saja.
4.
Suasana. Carilah tempat yang tenang untuk
menghafal. Anda tidak dapat menghafal dengan baik jika ada gangguan, termasuk
gangguan dari ponsel atau perangkat lainnya. Jadi matikanlah.
5.
Keakraban. Gunakanlah mushaf Al-Qur’an yang
sama dalam menghafal, jangan ganti-ganti. Dengan begitu, Anda akan menjadi
akrab dengan mushaf tersebut. Dianjurkan untuk menggunkan Mushaf dengan Rasm
Utsmani.
6.
Tidak Perlu Trik Sulap atau Sihir. Jadi, ulangi, ulangi, ulangi,
lagi dan lagi. Mengulang bacaan atau mendengarkan bacaan akan membantu Anda
dalam menghafal.
7.
Pahami Artinya. Bacalah terjemahan sebelum Anda
mulai menghafalkan. Cobalah untuk mencocok-cocokkan antara yang asli dan
terjemahan.
8.
Dengarkan Murattal Al-Qur’an. Sebelum Anda mulai menghafal,
dengarkanlah murattal ayat yang hendak dihafal.
9.
Cari Partner Hafalan. Carilah teman, anggota keluarga
atau seseorang sebagai partner menghafal. Dia dapat mendengarkan bacaan Anda,
begitupula sebaliknya.
10. Membaca
dalam Shalat. Ucapkanlah apa yang Anda hafal setiap harinya di dalam
shalat. Jika Anda lupa sebuah ayat, Anda dapat merujuk kembali ke Al-Qur’an.
Dengan begitu dapat menjadi pelajaran untuk tidak mengulang kembali kesalahan.
11. Perhatikan
tiga dosis harian ini:
A. Hafalkan sebuah hafalan baru
setiap harinya. Artinya, setiap hari Anda harus memiliki hafalan baru.
B. Ulangilah hafalan yang Anda
hafalkan dalam 7 hari sebelumnya, sebelum memulai hafalan baru. Dengan
melakukannya, akan menjadi penghubung antara hafalan yang lama dan yang baru
serta untuk menghindari hilangnya hafalan lama saat memulai hafalan baru. Nilai
plus lainnya sebagai pemanasan otak saat akan menerima memori baru.
C. Ambillah satu waktu/ hari untuk
mengulangi hafalan Anda dalam sepekan. Minimal 4-5 halaman.
12. Jangan
melompat-lompat. Jangan mencoba menghafal surat lain jika Anda merasakan
kesulitan dalam sebuah ayat/ surat. Dengan begitu, Anda akan memiliki kepuasan
setelah menyelesaikan juz demi juz daripada menyebar hafalan di sana-sini.
13. Bagi
Menjadi Tiga Potongan. Mulai dari belakang. Surat pendek yang mudah dapat
memotivasi Anda untuk menghafal. Anda harus membagi menghafal Al-Qur’an dalam
tiga bagian:
A. Juz 28, 29, 30 atau hanya juz 29,
30
B. Surat Al-Kahfi sampai juz 28
C. Surat Al-Baqarah hingga Surat
Al-Kahfi



No comments:
Post a Comment