Headlineislam.com – Ahli militer asal Amerika
Serikat menuding pemerintah Syiah Iran telah melanggar peraturan internasional
dengan sengaja menggunakan maskapai penerbangan sipil untuk mengirimkan senjata
dan personel militernya ke Suriah.
“Maskapai penerbangan sipil Iran
telah berulang kali melanggar peraturan internasional dengan tetap mengangkut
personel militer serta senjata ke Suriah,” ujar Emanuel Etolina dalam
terbitannya di majalah Forbes AS.
Emanuel Etolina yang berkerja di
Yayasan Bela Demokrasi meminta perusahaan pembuat pesawat terbang seperti
Boeing dan Airbus untuk membatalkan perjanjian pembelian 218 pesawat terbang
dengan maskapai Iran.
Emanuel Etolina menjelaskan bahwa
kehadiran ratusan pesawat baru dari maskapai penerbangan Boeing dan Airbus
berisiko digunakan pemerintah Teheran untuk mengangkut personel militer dan
senjata ke negara-negara konflik.
Tercatat di bulan Juni kemarin
pemerintah Syiah Iran baru saja merampungkan kesepakatan pembelian 100 pesawat
tipe 777 dan 737 dari perusahaan Boeing, setelah pada bulan Januari juga
menandatangani kesepakatan pembelian 118 pesawat Airbus. [Aljazeera/Ram/Era/headlineislam.com]



No comments:
Post a Comment