![]() |
| Detik-detik Ahok memarahi wartawan |
Headlineislam.com – Wakil Ketua
DPR Fadli Zon menilai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) belum
menjadi pejabat publik yang baik. Indikotor terkini adalah tindakan memarahi
dan mengusir wartawan dari Balai Kota DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.
Tindakan tersebut, menurut Fadli,
mencederai demokrasi. Bagaimana pun, kemerdekaan pers di negara ini harus
dijaga.
"Dia (Ahok) belum menjadi
pejabat publik yang baik," kata Fadli saat dihubungi, di Jakarta, Minggu
(19/6/2016).
Sebelum marah dan melakukan
pengusiran, Ahok ditanya wartawan soal dugaan aliran dana Rp 30 miliar dari
pengembang reklamasi Teluk Jakarta ke Teman Ahok.
"Seharusnya Ahok transparans
dong. Kalau begitu kan (mengusir)
menjadi pertanyaan publik," tuturnya.
Sikap semena-mena Ahok juga
mendapat reaksi keras dari Dewan Pers. Anggota Dewan Pers Nezar Patria
menyesalkan tindakan pengusiran wartawan dari Balai Kota oleh Gubernur DKI
Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Tindakan yang diawali dengan ucapan bernada marah itu tidak
patut dilakukan oleh seorang pejabat.
Sebagai seorang pejabat, kata
Nezar, bila tidak berkenan terhadap pemberitaan dirinya bisa menempuh mekanisme
yang berlaku.
"Ada dua hal yang dia (Ahok)
harus lakukan. Pertama, berhubungan dengan media itu dengan memberikan hak
jawab. Kedua, kalau memang ada pelanggaran yang dilakukan media, bisa melapor
ke Dewan Pers agar di bisa dibahas dan dicarikan solusinya," kata Nezar,
di Jakarta, Jumat (17/6/2016).
Sikap senada juga disampaikan oleh
Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Ketua AJI Jakarta,Ahmad Nurhasim mengatakan,
pengusiran jurnalis dari lokasi liputan merupakan tindakan menghalangi hak
publik untuk memperoleh informasi. Tindakan tersebut mengancam kebebasan pers.
Ahmad menyebut Balai Kota adalah
ruang publik, tempat jurnalis berhak melakukan kerja jurnalistik. Penyataan
Ahok itu menunjukkan seorang pejabat publik yang tidak profesional menghadapi
jurnalis.
"Sesulit atau senakal apapun
pertanyaan jurnalis, bisa dijawab dengan tanpa mengusir jurnalis yang bertanya.
Bila Ahok keberatan dengan suatu berita silakan protes ke redaksi media
tersebut atau adukan ke Dewan Pers. Jangan mengusir jurnalis yang sedang
liputan. Balai Kota juga bukan milik Ahok. Dia bekerja di situ sebagai pejabat
publik yang digaji dari pajak rakyat," kata Ahmad. [plt/teropongsenayan]


