![]() |
| Foto : Sana.sy |
Headlineislam.com
– Presiden Suriah Bashar al-Assad
telah memerintahkan perilisan versi revisi Al-Quran dalam rangka memperbaiki
distorsi dan pelajaran menyesatkan, televisi negara tersebut melaporkan.
Demikian dilansir oleh Worldbulletin.
Sang presiden, secara resmi
memublikasikan versi standar baru dari kitab suci Islam tersebut.
Dia mengumumkan versi revisi
Al-Quran itu di televisi bersama dengan Mohammad Abdul-Sattar al-Sayyed, Menteri
wakaf keagamaan (Awqaf), dan anggota Departemen Komite Tetap Urusan Al-Quran
pada Senin kemarin (20/6/2016).
Laporan resmi negara menunjukkan
versi baru Al-Quran ini akan berisi huruf yang disederhanakan dan
distandarisasi oleh “standar terakreditasi” resmi yang ditetapkan oleh ulama
Al-quran.
“Kami benar-benar membutuhkan
tindakan seperti ini pada tahap kritis dari distorsi dan informasi yang
menyesatkan,” kata Assad.
Versi baru Al-Quran yang sudah
direvisi ini akan dicetak dan didistribusikan ke seluruh negara.
Namun, profesor Studi Islam di
Universitas Nottingham Dr Jon Hoover memperingatkan bahwa akan sulit untuk
menilai bagaimana kontroversialnya versi baru al-Quran itu tanpa memeriksanya
terlebih dahulu.
“Saya harus melihat edisi baru
dari Al-Quran ini untuk menilai signifikansinya. Tidak mungkin mengatakan
sesuatu terkait Al-Quran ini sebelum melihatnya,” tandasnya. [Jurnalmuslim]


