Headlineislam.com
– Rudal balistik yang ditargetkan ke
arah Kota Marib Yaman dikabarkan telah berhasil dihentikan pada Selasa
(21/6/2016). Rudal ini berhasil dihentikan koalisi militer Teluk yang terus
memerangi kelompok pemberontak Syiah Houthi di negara Timur Tengah yang miskin
tersebut, Alarabiya melaporkan.
Rudal yang diluncurkan kelompok
Houthi itu berhasil “dilumpuhkan tanpa kerusakan,” setelah berhasil dicegat
sekira pukul 0:15 waktu setempat. “Angkatan udara Koalisi segera merespon
peluncuran rudal itu dengan menghancurkan landasan rudalnya,” pungkas pejabat
Koalisi.
Kota Marib berada dalam kekuasaan
pasukan yang setia kepada pemerintah Yaman. Kota ini terletak sebelah timur
ibukota Sanaa, yang masih berada dalam kekuasaan pemberontak Syiah Houthi.
Kelompok milisi Syiah Houthi
menyerbu Sana’a pada akhir 2014 sebelum menjajah wilayah Yaman lainnya.
Tindakan Syiah Houthi ini mendorong koalis Teluk yang dipimpin Arab Saudi untuk
campur tangan pada Maret 2015.
Peluncuran rudal ini adalah yang
ketiga kalinya sejak perundingan perdamaian yang ditengahi PBB digelar di
Kuwait pada April 2016. Perundingan ini antara Houthi dan pemerintah Presiden
Abedrabbo Mansour Hadi.
Houthi yang didukung Iran
bersekutu dengan pasukan elit yang setia kepada mantan Presiden Yaman Ali
Abdullah Saleh. Arab Saudi telah mengerahkan rudal Patriot untuk melawan rudal
balistik taktis yang sesekali diluncurkan Houthi selama perang.
PBB mengatakan lebih dari 6400
warga sipil Yaman telah meninggal dunia sejak Maret tahun lalu. Pertempuran ini
telah mendorong 2,8 juta warga menjadi pengungsi. [sm/islampos]


