Headlineislam.com
– Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda
Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengecam pernyataan Ahok yang melarang
sekolah negeri di Jakarta mewajibkan siswi muslim mengenakan jilbab.
“Keliru kalau Pak Ahok melarang
usaha sekolah yang mewajibkan siswinya mengenakan jilbab saat Ramadhan, karena
itu instrumen pelatihan untuk umat Islam,” ujar Dahnil sebagaimana dilansir Republika.co.id,
Ahad (5/6/2016).
Dahnil meminta Ahok untuk tidak
teralu ikut campur dengan ajaran agama Islam dengan mengajarkan pemahaman soal
jilbab kepada umat Islam.
“Yang harus dipahami itu adalah
sebuah kewajiban dan instrumen latihan. Memang betul itu (pemakaian jilbab)
adalah panggilan iman, tapi untuk anak-anak harus dilatih. Ada proses
pendidikan dan pelatihan di sana,” jelas Dahnil.
Sebagaimana diberitakan
sebelumnya, dihadapan 1.700 kepala sekolah TK, SD, SMP, SMA, SMK, dan pejabat
struktural eselon III serta IV di lingkungan Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Ahok
melarang Sekolah Negeri di Jakarta mewajibkan siswi muslim mengenakan Jilbab.
(baca : Ahok Larang Sekolah-sekolah Negeri Wajibkan Siswinya Berjilbab). (islamedia/mh/headlineislam.com)


