Headlineislam.com – Satkornas
Banser Alfa Isnaeni dan PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas membuat surat bersama
dukungan resmi untuk media kristen fundamentalis Kompas yang membela warung
makan tetap berjualan disiang hari Ramadhan.
Cucu Maha Guru pendiri NU
Syaikhona Kholil Bangkalan, KHR. Muqtafi Aschal sangat prihatin dan kecewa atas
ulah elit PP GP Ansor dan Banser tersebut.
“Membaca isi surat di atas, dapat
disimpulkan bahwa GP Ansor sudah keluar dari fikrah Nahdhiyyah yang dibangun
oleh para ulama di atas nilai-nilai Islam Ahlussunnah Waljamaah. Surat GP Ansor
di atas jelas tidak sesuai dengan Islam Ahlussunnah Waljamaah yang selama ini
dikembangkan oleh para kiai. GP Ansor terlalu berani, sehingga menggambarkan
bahwa sepak terjang mereka bukan perjuangan membela para ulama dan ajaran para
ulama. Isi surat tersebut sangat melawan terhadap perjuangan para kiai.
Astagfirullah,” Ungkap Kiai Muqtafi, Kepada NUGarisLurus.Com, Jum’at (17/6).
Pengasuh Pesantren Sirrul Kholil
Bangkalan, Madura yang telah diangkat resmi sebagai Mustasyar NU Garis Lurus
pusat ini mengingatkan kembali tentang tujuan awal pendirian GP Ansor
“Harusnya GP ANSOR berpikir bahwa
mereka didirikan untuk membela para ulama dan ajaran para ulama, yaitu ajaran Islam
Ahlussunnah Waljamaah. Bukan untuk membela kemungkaran, seperti jualan nasi di
siang bulan Ramadhan. Itu jelas haram hukumnya. Sungguh ini sangat memalukan,” tutupnya
dengan tegas. [NUgl]


