Headlineislam.com
– Di dunia ini banyak orang yang kita temukan. Sifat dan kelakuannya pun
bermacam-macam sesuai keadaan lingkungan yang dijalaninya. Sebagai makhluk
sosial yang diberi oleh Allah akal pikiran, hendaknya kita pandai memilah orang
disekitar kita untuk dijadikan sahabat. Karena sahabat itu begitu berharga. Berikut
adalah beberapa perkataan orang-orang shalih mengenai sahabat yang bisa kita
jadikan sandaran.
═════💠💠═════
Berkata Umar
bin Khattab Radhiyallahu 'anhu: “Tidaklah seorang hamba diberi
kenikmatan yang lebih besar setelah keislaman, selain sahabat yang sholih. Maka apabila kalian mendapati
teman yang sholih, peganglah ia erat-erat.”
═════💠💠═════
Berkata Imam Syafi'i: “Apabila kalian memiliki teman - yang membantumu dalam ketaatan- maka
genggam erat tangannya, karena mendapatkan seorang sahabat itu sulit sedangkan
berpisah darinya itu mudah.”
═════💠💠═════
Berkata Al-Hasan
Al-Bashri: “Sahabat-sahabat kami lebih kami cintai daripada keluarga dan anak-anak
kami, karena keluarga kami mengingatkan kami pada dunia, sedangkan sahabat-sahabat
kami mengingatkan kami pada akhirat. Dan sebagian sifat mereka adalah: itsar
(mendahulukan orang lain dalam perkara dunia).”
═════💠💠═════
Berkata
Luqman Al-Hakim pada anaknya: “Wahai anakku, hendaknya yang pertama engkau
usahakan setelah keimanan kepada Allah adalah mencari sahabat yang jujur.
Karena ia ibarat pohon, bila engkau duduk berteduh di bawahnya, ia akan
meneduhimu, bila engkau mengambil buahnya dia akan mengenyangkanmu, dan bila ia
tidak memberimu manfaat, ia tidak merugikanmu.”
═════💠💠═════
Ketika Imam
Ahmad sakit, sampai terbaring di tempat tidurnya, sahabat beliau, Imam Syafi’i menjenguknya.
Maka tatkala Imam Syafi’i melihat sahabatnya sakit keras, beliau sangat sedih,
sehingga menjadi sakit karenanya. Maka ketika Imam Ahmad mengetahui hal ini,
beliau menguatkan diri untuk menjenguk Imam Syafi’i. Ketika beliau melihat Imam
Syafi’i beliau berkata:
Kekasihku sakit, dan aku
menjenguknya
Maka aku ikut menjadi sakit
karenanya
Kekasihku telah sembuh dan ia
menjengukku
Maka aku menjadi sembuh setelah
melihatnya
═════💠💠═════
Ya Allah, berikan kepada kami sahabat-sahabat yang sholih. Allah berfirman:
وسيق الذين اتقوا ربهم إلى الجنة زمرا.
“Dan orang-orang yang bertakwa
kepada Tuhannya dibawa ke dalam surga berombong-rombongan.” (QS.
Az-Zumar: 73)
Imam Ibnul Qayyim berkata
menafsirkan ayat ini: “Allah enggan memasukkan manusia ke dalam
surga dalam keadaan sendirian, maka setiap orang akan masuk surga bersama sama
dengan sahabatnya.”
Aku memohon kepada Allah, dengan
nama-nama-Nya dan sifat-sifat-Nya yang mulia, agar kita menjadi
sahabat sejati dalam ketaatan, yang kelak tangan-tangan ini akan menggandeng
tangan yang lain memasuki surge-Nya. Aamiin ya Rabbal 'aalamiin.
═════💠💠═════
Wahai para sahabat-sahabatku yang shalih, ingatlah diriku ketika kelak Allah
memasukan dirimu ke surga-Nya, gandenglah tanganku agar aku
dapat beriring bersama denganmu menuju Surga Allah. Aamiin.
(Arham/Headlineislam.com)


