![]() |
| Umat Islam bersatu lawan Syiah |
Headlineislam.com – Warga NU menolak peringatan Milad
Fatimah yang akan diselenggarakan kaum syiah di Bondowoso pada tanggal 4-6
April mendatang. Penolakan tersebut sebenarnya terjadi dalam setiap tahun,
namun kali ini, kaum NU lebih tegas melakukan penolakan.
Ketua GP Ansor Bondowoso, Ustadz
Muzammil ketika dikonfirmasi Memo X mengemukakan, pihaknya sangat tidak sepakat
apabila kegiatan tersebut digelar, sebab Milad Fatimiyah tidak pernah
dianjurkan oleh agama Islam.
“Kami dengan tegas akan menolak
kegiatan itu. Akan kami lindungi warga NU dari ajaran Syi’ah,” katanya. [Lihat
http://bondowoso.memo-x.com/1271/warga-nu-tolak-peringatan-milad-fatimah-kaum-syiah]
Koordinasi aksi KH. Muhammad Hasan
Abd. Muiz yang juga pengasuh PP Sayyid Muhammad Alawi Almaliki, Koncer,
Bondowoso mengatakan, penolakan terhadap peringatan acara syiah Milad Fatimah
sudah dilakukan setiap tahunnya, namun kali ini penolakan yang dilakukan warga
NU lebih kompak, karena pada peringatan Milad Fatimah kali ini akan
mendatangkan tokoh-tokoh syiah yang sering menyampaikan ceramah menyinggung
ummat NU yang merupakan kaum mayoritas di Bondowoso.
Dan beberapa waktu lalu, penolakan
tersebut sudah disampaikan kepada Bupati Bondowoso, Amin Said Husni. “Kita
tegas menolak, tidak ada milad Fatimah. Kita sudah sampaikan ke Bupati atas
penolakan ini,” katanya.
Selain menyampaikan penolakan
kepada Bupati, warga NU juga akan menyampaikan
penolakannya kepada Kapolres Bondowoso dan Komandan Kodim 0822,
Bondowoso dan beberapa instansi terkait lainnya.
Warga NU yang menolak ini terdiri
dari beberapa unsur diantaranya, para pengasuh pondok pesantren Bondowoso, MWC
NU Kabupaten Bondowoso, ikatan alumni santri Salafiyah Syafiiyah Sukorejo,
Situbondo, ikatan alumni santri Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, ikatan alumni
santri sidogiri, ikatan alumni sarang, ikutan alumni santri mekkah, ahs-
shofwah al-malikiyah Bondowoso dan ikatan alumni al-azhar Cairo, Mesir.
Kyai Hasan Abdul Muiz menambahkan,
rencananya, pada tanggal 3 April atau sebelum peringatan Milad Fatimah, warga
NU dari berbagai unsur ini akan melakukan long march untuk menyerukan penolakan
terselenggaranya peringatan Milad Fatimah yang akan dilangsungkan di kampung
Arab Bondowoso.
Berikut pesan yang diterima NUGarisLurus.com.
Wallahul Musta’an. (NUgarislurus)Assalamualaikum warahmatullāhi wabarokātuhKami memohon doa kepada umat Ahlus Sunnah wal Jama’ah demi kesuksesan gerakan yang akan kami laksanakan untuk menolak Syiah dan acara-acara Syiah yang akan mereka adakan di Bondowoso.Kemarin, Rabu 23 maret, sebagai langkah pertama dari beberapa planing yang telah kami rencanakan, kami yang tergabung dalam FOKUS (Forum Komunikasi Ulama Sunni) di dalamnya ada as Shofwah niqobah Bondowoso-Situbondo (himpunan alumni Sayyid Muhammad Alawi al Maliki, Makkah), IKSAS (Ikatan Santri dan Alumni Sukorejo) Cab. Bondowoso, IASS (Ikatan Alumni dan Santri Sidogiri) Cab. Bondowoso, IAS (Ikatan Alumni Sarang) Cab. Bondowoso, Tanaszaha (Ikatan Alumni dan Santri Zainul Hasan Genggong) Cab. Bondowoso, Ar Ruhama (Ikatan Alumni Pesantren Sayyid Muhammad al Maliki, Bondowoso), beberapa MWC NU, puluhan pesantren dan ORMAS Islam di Bondowoso sudah melakukan audensi dengan Bupati Bondowoso. Kami meminta kepada Bapak Bupati supaya menggagalkan acara-acara yang akan dilaksanakan oleh kelompok Syiah. Yang kami jadikan dasar utama, PERGUB No. 55 tahun 2012.Rencana kedua yang akan kami laksanakan adalah melakukan LONG MARCH SIMPATIK untuk penolakan Syiah dan penggagalan acara-acara Syiah, yang insya Allah akan kami laksanakan nanti pada hari Ahad, 3 April 2016.Kemudian rencana ketiga yang akan kita laksanakan, mengadakan pengajian akbar, Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad dalam rangka menolak aliran-aliran sesat, bersama para ulama, di antaranya, KHR. Aza’im Ibrohimy, al Habib Ahmad bin Hasan Barakwan, al Habib Muhammad bin Idrus as Segaf, KH. Muhammad Ma’shum Tirmidzi, KH. Ma’shum (Pengasuh Pesantren al Ishlah, Bondowoso), dan para habaib juga para ulama yang lain. Yang insya Allah akan dilaksanakan tanggal 6 April 2016,Untuk itu kami mohon kepada umat Ahlus Sunnah untuk membacakan Hizbun Nashor (bagi yang bisa), atau doa apa saja untuk kesuksesan gerakan kami ini.وَقُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ ۚ إِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوقًا(Akhukum, Muhammad Hasan Abd. Muiz. Pengasuh Pesantren Sayyid Muhammad Alawi al Maliki, Bondowoso)


