![]() |
| Biarawati dan para guru TK Kucica |
SEMARANG (Headlineislam.com) – Guru-guru
Muslimah Taman Kanak-Kanak Kucica di Semarang terlihat begitu mesra bergaul
dengan biarawati. Tidak hanya itu, para guru Muslimah ini memuji para
biarawati, “Mereka semua ramah,” kata Deasy Irawati, salah satu guru TK Kucica.
Hubungan para
Muslimah dengan para biarawati tidak hanya terkait organisasi, tapi kian
personal. Mereka juga tidak merasa risih ketika datang ke tempat biarawati.
“Orangnya
asyik dan fun ngobrol apa saja. Jadi kami merasa kalau ibu tidak hanya seorang
suster tapi juga ibu dan teman,” imbuh Deasy.
Menurut laporan
BBC Indonesia, bagi mereka agama bukan penghalang atau pembatas untuk menjalin
kebersamaan. Hal ini dibuktikan dengan klopnya mereka ketika menampilkan tari
anak ‘zunea-zunea’ dalam acara Jumpa Hati Perempuan Lintas Agama di halaman
Katolik Kristus Raja, Rabu (09/03).
Tidak sampai
di situ, Kyai juga ikut berpatisipasi pada acara mereka. Dan yang cukup
memprihatinkan ialah acara tersebut dilakukan di kompleks Masjid Jami’
Istiqomah. Acara tersebut dibalut atas nama persaudaraan universal.
Masyarakat yang
mengikuti kegiatan ini menanggapinya dengan nada positif.
“Semua
menyatu saling mengenal, mengasihi, tanpa melihat agama. Terharu dan terenyuh
ya. Kunjungan ke masjid juga disambut hangat. Harapannya terus berjalan dalam
kehidupan sehari-hari,” kesan Titik Sudarwati, warga Ungaran.
(Arham/Headlineislam.com)






No comments:
Post a Comment