BANDA
ACEH (Headlineislam.com) –
Pemerintahan Kampung Lot Kala, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, Aceh,
mengeluarkan pengumuman bagi warga kampung berupa larangan penyelenggaraan
kegiatan yang berkaitan dengan ‘Valentine Day’.
“Apabila
ada masyarakat yang mengadakan kegiatan berbau ‘Valentine Day’ pada 14 Februari
ini, maka akan diberikan sanksi adat, baik ringan maupun berat,” kata Kurnia
Gading, Reje Kampung Lot Kala, sebagaimana dilansir oleh Tribun News,
Sabtu (13/2/2016).
![]() |
| Kurnia Gading (Tengah), Reje Kampung Lot Kala, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, saat memimpin rapat bersama perangkat kampung setempat. (Foto Tribun news) |
Gading
mengungkapkan bahwa pengumuman tersebut merupakan kesepekatan aparat kampung
yakni Sarak Kopat meliputi RGM (Legislatif ditingkat kampung-Red), Reje, Petue atau
tokoh adat, imam kampung serta tokoh ulama Kampung Lot Kala.
“Maklumat
ini telah disosialisasikan melalui masjid, selebaran, dan dalam bentuk
sosialisasi lisan lainnya,” lanjut Gading.
Alasan
kampung ini mengeluarkan maklumat karena kegiatan tersebut tidak sesuai dengan
norma dan adat kampung, serta nilai-nilai agama yang dianut warga di dataran
tinggi Gayo tersebut, ungkapnya.
Gading
juga menjelaskan bahwa jenis hukuman bagi yang melanggar maklumat tersebut bisa
berupa teguran maupun sanksi administrasi, karena dianggap telah melanggar
ketentuan dari pemerintahan Kampung Lot Kala, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah,
Aceh. (ar/headlineislam.com)




No comments:
Post a Comment