Damaskus (Headlineislam.com) – Pemerintah rezim Suriah yang mencoba merebut Jabal
Akrad dan Jabal Turkmen dari tangan oposisi, justru bernasib malang. Lebih dari
45 prajurit mereka tewas dalam baku tembak dengan oposisi bersenjata,
Senin (08/02).
Media Center milik gerakan
Islam Ahrar Syam, melalui jejaring sosial menyatakan bahwa
pihaknya berhasil menduduki kembali dua titik kontrol di Desa Ara, Jabal
Akrad pada Senin pagi. Dimana pertempuran sengit berlangsung dan banyak pasukan
rezim yang tewas.
Selain itu, Ahrar Syam juga
berhasil mengagalkan serangan rezim Assad dari lima lokasi di Jabal Akrod. Dari
upaya tersebut, dibeberkan bahwa 20 prajurit rezim tewas dan puluhan lainnya
luka-luka setelah berlangsungnya pertempuran selama beberapa jam.
Ahrar juga mengincar
benteng pertahanan musuh di kota Qordihah dan bandara Humaimam dengan
mengunakan roket. Serangan itu menewaskan sedikitnya 3 orang dan melukai
delapan orang lainnya, sebagaimana dilansir situs jejaring milik rezim Suriah.
Selain itu, kelompok
oposisi Jabhah Nushrah melalui jejaring sosial juga mengungkapkan
keberhasilannya di beberapa lokasi. Disebutkan bahwa pasukannya berhasil
merebut wilayah Atto dan Kabinah di Jabal Akrad. Dalam
penyerbuan tersebut, 12 pasukan rezim tewas.
Seorang aktivis Suriah juga
melaporkan bahwa sepuluh pasukan rezim dan milisi Syiah tewas di tangan
pasukan oposisi di desa Al-Qormanaliah di Jabal Turkmen. Namun, Desa Aubin,
Tafahiyah, Bornas dan sekitar desa Yamadhiyah di Jabal Turkmen, Lattakia masih
berada dalam titik penyerbuan pasukan rezim. (kt/headlineislam.com)



No comments:
Post a Comment