DAMASKUS (Headlineislam.com) – Sekelompok wanita yang terdiri dari 13
orang dan berasal dari pedesaan Aleppo Utara pada Jum’at (12/02), mengunggah
video durasi pendek berupa pernyataan terbentuknya satuan oposisi yang siap
menghadang rezim Assad, PKK, dan orang-orang Khawarij.
Sebagaimana
dilansir Arabi21, terbentuknya kelompok oposisi wanita yang menamai dirinya
dengan “Katibah Haroir” ini dipicu akibat serangan intensif Rusia di Aleppo
utara, selama lebih dari sepekan terakhir.
Wanita-wanita
ini merilis video tersebut setelah pasukan Kurdi (PKK) berhasil bergerak maju
menuju Kota Izaz. Setelah sebelumnya, jet-jet Rusia membantu membukakan jalan
bagi PKK dengan membombardir dataran Aleppo Utara.
Video
tersebut diawali dengan Surat Al-Anfal ayat 60, lalu At-Taubah ayat 39 serta
hadits Nabi SAW yang berbunyi, “Barang siapa yang mati dan belum berperang,
atau tidak memiliki keinginan dalam dirinya untuk berperang. Maka ia mati dalam
keadaan kemunafikan.”
Juru
bicara “Katibah Haroir” yang tidak disebut namanya, menyatakan siap untuk
berjuang membela agamanya, tanah Aleppo dan negaranya. Selain itu, ia juga
menghimbau kepada seluruh pria-pria muda untuk pergi ke medan perang.
“Kami
penduduk Aleppo Utara menyatakan siap untuk memerangi musuh, membela agama
kami, tanah kelahiran kami dan negara kami,” tegasnya.
Sumber : Kiblat
| Headlineislam.com



No comments:
Post a Comment