Palestina (Headlineislam.com) – Puluhan ribu warga Palestina turun ke
jalan ikut mengambil bagian dalam upacara pemakaman tujuh anggota Hamas yang gugur
awal pekan ini saat bekerja melakukan perbaikan pada sebuah terowongan bawah
tanah sebelah timur laut dari Jalur Gaza.
Dilansir Middle East Update, mengutip dari Middle East Eye, pihak
Brigade al-Qassam, mengatakan bahwa anggotanya gugur saat bekerja memulihkan
terowongan yang telah digunakan untuk operasi darat melawan tentara Israel selama perang
musim panas 2014.
Pemakaman yang dipimpin oleh pemimpin
politik dari Hamas, Ismail Haniya, dimulai di Masjid Omari di Kota Gaza.
Haniya menyebutkan jika mereka yang
gugur adalah telah berkorban untuk membela tanah dan tempat suci mereka.
“Orang-orang mati karena mereka
mempersiapkan perlawanan anti-pendudukan,” kata Ismail Haniya “Mereka telah
mengorbankan jiwa mereka untuk membela tanah mereka dan tempat-tempat suci,”
menambahkan bahwa orang-orang yang gugur mewakili “sumber kehormatan bangsa”.
Dalam akun resmi Twitter, al-Qassam
juga mengungkapkan rasa duka atas anggotanya yang syahid.
“Al-Qassam berduka atas syahidnya
tujuh anggota Qassam
yang gugur saat bekerja di dalam terowongan perlawanan di Gaza,” cuit Al Qassam
di akun Twitter mereka.
Hamas mengidentifikasi nama anggota
yang gugur di terowongan sebagai Thabet al-Rifi, Ghazwan al-Shubaki, Izz al-Din
Qassem, Wassim Hassouneh, Mahmoud Bassal, Nidal Odeh, dan Jaafar Hamadeh.
Disebutkan beberapa yang gugur adalah anggota kelompok pasukan elit. Sebagian
besar telah berpartisipasi dalam operasi pertempuran melawan pasukan Israel dalam
serangan 51 hari pada tahun 2014.
Seperti diketahui, terowongan runtuh
tersebut terletak di jalur pantai, dan telah difungsikan selama tiga masa
perang dengan Israel sejak 2008. (im/headlineislam.com)



No comments:
Post a Comment