Tasikmalaya (Headlineislam.com) – Lemahnya pelaksanaan perda No. 7 tahun
2014 Tentang Tata Nilai Kehidupan Masyarakat yang Religius di Kota
Tasikmalaya membuat kemaksiatan semakin marak. Keadaan
tersebut mendorong Forum Silaturahmi Ulama Tasikmalaya mendatangi DPRD
kota Tasikmalaya untuk mereview pelaksanaan perda yang
dideklarasikan pada 22 April 2015 lalu.
"Ruh utamanya ingin memperbaiki kondisi kota
(Tasikmalaya-red). Lebih spesifiknya adalah tentang bagaimana pelaksanaan
Perda No.7 tahun 2014 atau Perwalkot tentang perda No.7 tahun
2015," kata sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota
Tasikmalaya KH Aminuddin Bustomi MAg kepada Jurnalislam di
Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Rabu (18/11/2015) siang.
Ulama muda yang karib disapa Kang Amin itu
mengungkapkan semakin maraknya penyakit-penyakit sosial di kota Tasikmalaya.
"Di lapangan penyakit-penyakit sosial semakin marak. Protitusi,
komunitas gay, komunitas lesbi, kemudian bisnis esek-esek, trafficking, miras,
narkoba, dll. Termasuk pemantauan kos-kosan dan kontrakan," ungkapnya.
Kang Amin menilai, kenyataan tersebut akibat
kurangtegasnya aparat dalam pelaksanaan perda yang dideklarasikan April
lalu di Masjid Agung Kota Tasikmalaya tersebut. "Kita menganalisa ini
akibat kekurangtegasan, kekurangberanian dan kurangnya personal kaitan dengan
pelaksanaan perda, dalam hal ini satpol PP," ujar pengasuh pondok
pesantren Sulalatul Huda, Paseh itu.
Oleh sebab itu, Kang Amin mengusulkan supaya
pemerintah dan ulama mengadakan pertemuan rutin untuk membuat pedoman khusus
teknis pelaksanaan Perda tersebut. "Karena memang ketika kita kurang
silaturahim, ya terjadilah seperti ini," tuturnya.
Puluhan ulama dan tokoh masyarakat kota Tasikmalaya yan
tergabung dalam Forum Silaturahmi Ulama Tasikmalaya pada Rabu (18/11/2015)
kemarin mendatangi DPRD Kota Tasikmalaya untuk menyampaikan
beberapa rekomendasi terkait pelaksanaan Perda No. 7 tahun
2014 Tentang Tata Nilai Kehidupan Masyarakat yang Religius di Kota
Tasikmalaya. Namun audiensi diundur karena dari 45 anggota dewan hanya 2 yang
hadir.
Sumber : Jurnalislam | Editor :
Arham | Headlineislam.com



No comments:
Post a Comment