![]() |
| Markaz Syiah di Purwokerto |
Purwokerto (Headlineislam.com) – Menurut laporan yang dikirim kepada
redaksi Syiahindonesia.com, kota Purwokerto merupakan salah satu di antara
target penyebaran Syiah di Indonesia.
Pelapor berinisial IS mengabarkan bahwa di kota Purwokerto telah berdiri Hauzah Huseiniyat yang menjadi markaz tempat kegiatan penganut ajaran sesat Syiah.
Pelapor berinisial IS mengabarkan bahwa di kota Purwokerto telah berdiri Hauzah Huseiniyat yang menjadi markaz tempat kegiatan penganut ajaran sesat Syiah.
“Asset milik kelompok
Syiah ini sampai sekarang masih aktif di gunakan untuk berbagai kegiatan atau
ritual Syiah. Beralamatkan di Desa Grendeng - Purwokerto Utara masih dekat
dengan Kampus Unsoed - Universitas Jendral Soedirman. Berdiri diatas lahan
milik seorang Pengusaha Properti atau Kontraktor di Kota Purwokerto bernama Pak
Harto,” tulisnya dalam email yang dikirim pada tanggal 25 November 2015.
Kelompok Syiah ini menggunakan nama Kamuflase “Komunitas Gusdurian - nisbat ke Gus Dur.” Ini markas atau lembaga Syiah yang menginduk ke Huseiniyat di Desa Suwayuwo Kec. Pandaan, Kab. Pasuruan, Jatim.
Masyarakat setempat sulit untuk menindak lanjuti keberadaan dan aktivitas Markaz Syiah di Purwokerto ini, pasalnya para pengikut Syiah ini membayar aparat dan preman untuk membacking setiap kegiatan mereka.
Semoga lembaga-lembaga atau masjid (kuil) Syiah yang di infokan segera ditutup dan ditindak tegas karena mayoritas muslim Nusantara Ahlus Sunnah dan alangkah indah #IndonesiaDamaiTanpaSyiah.
Terakhir, IS menutup laporannya dengan menghimbau kepada aparat agar mau menindak tegas dan jangan melindungi kegiatan-kegiatan semua aliran sesat yang ada di Indonesia.
“Bagi aparat atau Pemerintah yang notabene Islam agar jangan melindunggi kegiatan/acara Syiah apalagi lembaga, Yayasan, dan tempat ibadah Syiah karena ulama indonesia di MUI bahkan pendiri NU dan Muhammadiyah sepakat Syiah itu bukan Islam (kafir). Yang melindunggi keIslaman patut dipertanyakan apalagi Indonesia mayoritas Ahlus Sunnah terbesar,” tutupnya.
Kelompok Syiah ini menggunakan nama Kamuflase “Komunitas Gusdurian - nisbat ke Gus Dur.” Ini markas atau lembaga Syiah yang menginduk ke Huseiniyat di Desa Suwayuwo Kec. Pandaan, Kab. Pasuruan, Jatim.
Masyarakat setempat sulit untuk menindak lanjuti keberadaan dan aktivitas Markaz Syiah di Purwokerto ini, pasalnya para pengikut Syiah ini membayar aparat dan preman untuk membacking setiap kegiatan mereka.
Semoga lembaga-lembaga atau masjid (kuil) Syiah yang di infokan segera ditutup dan ditindak tegas karena mayoritas muslim Nusantara Ahlus Sunnah dan alangkah indah #IndonesiaDamaiTanpaSyiah.
Terakhir, IS menutup laporannya dengan menghimbau kepada aparat agar mau menindak tegas dan jangan melindungi kegiatan-kegiatan semua aliran sesat yang ada di Indonesia.
“Bagi aparat atau Pemerintah yang notabene Islam agar jangan melindunggi kegiatan/acara Syiah apalagi lembaga, Yayasan, dan tempat ibadah Syiah karena ulama indonesia di MUI bahkan pendiri NU dan Muhammadiyah sepakat Syiah itu bukan Islam (kafir). Yang melindunggi keIslaman patut dipertanyakan apalagi Indonesia mayoritas Ahlus Sunnah terbesar,” tutupnya.
Sumber : Syiahindonesia │Editor : Ibnu M │Headlineislam.com



No comments:
Post a Comment