![]() |
"Kalau tak suka bela
negara di sini, tidak cinta tanah air, ya angkat kaki saja dari sini. Kita
bangkit dan hancur harus bersama. Dan akan ada kurikulum untuk bela negara,
mulai TK hingga perguruan tinggi," Tutur Ryamizard Ryacudu selaku menteri
pertahan sebagaimana dikutip oleh detik.com.
Menteri pertahanan juga
mengatakan, program ini dijalankan sesuai porsi yang akan dilatih dan mereka
akan diasramakan.
Perlu diketahui, Negara ini
berhasil merdeka atas perjuangan para kyia dan santri dengan izin Allah, bukan
dari TNI!!!
Terkait perekrutan rakyat
dengan tujuan bela Negara, salah seorang saksi mata bertutur;
Dahulu, ‘Pernah terjadi
perekrutan rakyat pada tahun 1946 dengan tujuan keamanan rakyat’ ungkap
pengguna media social yang tak mau disebut namanya.
‘Setelah perekrutan
tersebut, pada 30 Sept 1965 rakyat tersebut digunakan sebagai lascar dilubang
buaya. Akhirnya lumat dihabisi oleh RPKAD pimpinan Sarwo Edie Wibowo,’
lanjutnya.
Itulah ungkapan saksi mata
yang masih hidup hinggga saat ini.
Rakyat Indonesia hendaknya
menyadari bahwa Negara ini sudah banyak dikuasai oleh antek-antek konglomerat
dan anti Islam yang mengingkan Negara ini hancur.
Bila program ini berjalan, niatkanlah
kegiatan tersebut karena Allah dan kejayaan umat Islam. Dan perbanyaklah
membaca sejarah. Karena sejarah pasti berulang. [Ar/Headlineislam.com]



No comments:
Post a Comment