Jakarta (Headlineislam.com)
- Tokoh wanita Syiah Emilia Renita AZ menjadi sorotan publik
setelah perceraiannya dengan Jalaludin Rahmat. Lalu ada yang berkomentar
kepadanya dan terselip kalimat menghina Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu
‘anha.
Ceritanya, ada
pengikut Jalaluddin Rakhmat yang menyamakan Emilia dengan Aisyah. Sembari
menuliskan hal itu, Emilia mengomentari dengan na’udzubillah yang menyiratkan
dirinya tidak mau disamakan dengan Aisyah. Sebagaimana selama ini banyak
kalangan Syiah yang menghina putri Abu Bakar itu dengan sebutan “laknatullah”.
Na’udzubillah min dzalik. Lansir Tarbiyah.net.
Berikut ini
status lengkap Emilia Renita melalui akun Facebook pribadinya, Senin (12/10/2015):
Semua Oaseyiin heboh sejak
kemarin menjawab semua orang yang minta klarifikasi dari BC kang Abdi
Soeherman, murid Ust Jalal.
Sebagian orang ga percaya, ada
yang bilang, mungkin orang itu ngaku-ngaku murid Ust. Ada yang nangis kenapa
sampai pisah. Ada yang mencoba untuk mengembalikan kami lagi. Ada yang bilang
taqiyya (yang ini biasanya wahabi) dll.
Tapi aku dan teman-teman juga
dapat pesan yang minta supaya urusan marja JANGAN DIBUKA. Aku bilang kalo ga
dibuka bakal jadi fitnah lain yang bisa merusak ke mana-mana karena ada yang
ngira selingkuh (na'udzubillah), ada yang ngira kami punya masalah sex
(na'udzubillah), sampe ada pengikut Ust Jalal bilang, aku kaya Aisyah
(na'udzubillah).. dan segera teman-temanku bilang, aku asiyah dan Ust
Fir'aunnya dst.. malah bisa pecah semua dan ini mengerikan. Itu sebabnya lebih
baik dibuka supaya alasannya bisa difahami semua orang dan memang faktanya
begitu.
Ini cuma salah satu contoh pagi
ini, ada anak lulusan Mutahhari yang tanya aku:
"Salam wa rahmah...bu kok
nahi munkar memberitakan seperti itu ya"
Emilia Az : "Supaya semua
cleared krn aku dihujani pertanyaan dari kemarin.
Kalo aku ga jelaskan, esmua
bakal tanya terus
Masalah marja memang masalah
kami sejak 5 tahun yang lalu dan kalo bukan masalah marja, kami GA BAKAL cerai.
Tapi karena kami berdua terlalu
taat kepada marja masing-masing , maka lebih baik pisah daripada lepas dari
marjanya masing-masing.
Apalagi setelah anak marjaku
dipenjara, aku wajib ngomong siapa Khamenei.
" Aduh bu...kok begitu ya
cerita akhirnya..."
Emilia Az: Ya, supaya orang
kenal dan ga asal ikut marja. Itu penjara di Iran sekarang lebih banyak
ulamanya daripada di zaman Reza Pahlevi.
Puncaknya ya Syaikh Tawhidi
datang karena perwakilan Shirazi. Semua yang disebar akun palsunya.. gila aja
mana ada syiah Ghulat?
Masa ada 2 ormas syiah langsung
bikin statement terbuka panik karena kedatangan ulama syiah yang kedatangannya
untuk memperingati HARI RAYA AKBAR IDUL GHADIR. ? Ga tabayyun langsung kaburr
terbirit-birit berlepas diri. heheheeee... ajjjiiibb.. klo bukan dari atasnya
yang memang nolak kan ga mungkin begitu? Karena Syaikh Tawhidi di sini 8 hari,
acara kami di lapangan terbuka dan terbukti gapapa kaan? Malah kami bisa
diterima Ahok dan Jokowi juga.
Sekedar buat pencerahan saja..
Jangan takut dengan hal-hal yang ga kalian tau karena biasanya itu cuma
bayangan yang kalian ciptakan sendiri. Rafidhi itu baik-baik koq.. cuma kami
memang keliatan keras karena tabarra kami jelas terlihat. Itu saja. [em/headlineislam.com]



No comments:
Post a Comment