Amnesty Internasional: Pembunuhan Gadis Palestina Adalah Eksekusi Diluar Hukum - Headlineislam.com - Media Islam Indonesia

Breaking

Headlineislam.com - Media Islam Indonesia

Portal Media Islam Indonesia

Monday, 5 October 2015

Amnesty Internasional: Pembunuhan Gadis Palestina Adalah Eksekusi Diluar Hukum

Yerusalem – Kelompok Hak Asasi Manusia Amnesty Internasional menyatakan bahwa penembakan terhadap gadis Palestina oleh pasukan zionis Israel di sebuah pos pemeriksaan di Tepi Barat adalah sebuah eksekusi di luar hukum (ekstra yudisial).
“Bukti yang diperoleh Amnesty Internasional menunjukkan bahwa pembunuhan itu merupakan sebuah eksekusi esktra yudisial (di luar hukum),” kata organisasi tersebut.
Seorang gadis mahasiswi Palestina bernama Hadeel Al-Hashlamun ditembak oleh pasukan zionis di sebuah pos pemeriksaan di kota Hebron, Selasa (22/09). Israel mengkalim bahwa Hadeel ditembak ketika mencoba untuk menusuk seorang tentara.
“Gambar-gambar yang menunjukkan posisi berdiri sebelum kematiannya dan laporan sejumlah saksi mata yang diwawancarai Amnesty Internasional, menunjukkan bahwa dia tidak sedang menjadi ancaman yang cukup bagi para tentara untuk sengaja menggunakan kekuatan mematikan yang diizinkan,” ungkap pernyataan Amnesty.
“Pembunuhan ini merupakan yang terbaru dalam daftar panjang pembunuhan di luar hukum yang dilakukan oleh pasukan Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat yang hampir semuanya tak diproses secara hukum,” imbuh pernyataan itu.
Seorang aktivis Palestina bernama Issa Amru dari kelompok Pemuda Penentang Pemukiman Yahudi mengatakan bahwa dia sampai di tempat kejadian sesaat setelah penembakan. “Dia tak punya pisau,” kata Issa.
Dia mengatakan bahwa gadis itu dibunuh secara keji dan tidak menjadi ancaman bagi para tentara. Sementara kelompok HAM Israel B’Tselem mengecam aksi penembakan tentara zionis itu. Mereka menyebut tindakan itu sebagai reaksi yang tidak proporsional.
Pihak berwenang Israel tetap membela tindakan tentaranya itu. Dalam pernyataan yang disampaikan Kamis (24/09) mereka masih menggunakan alasan yang sama, yaitu gadis 18 tahun itu berusaha menusuk pasukan zionis. [im/kiblat/islamichaber]

No comments:

Post a Comment