![]() |
| KH. Abdussomad Bukhori |
Headlineislam.com – Mejelis Ulama Indonesia wilayah
Jawa Timur memperingatkan, kelompok Syiah jika dibiarkan menjadi besar di
Indonesia mereka akan memberontak. Hal ini berkaca pada negara-negara yang
dulunya Syiah minoritas, namun ketika menjadi mayoritas meraka melakukan
tindakan tindakan yang tidak diinginkan.
“Kita berkaca pada luar negeri,
setiap ada Syiah pasti berontak seperti di Iraq, Syria, Libanon. Kalau di
Indonesia memang masih kecil, tapi jika dibiarkan dan menjadi besar akan
menjadi seperti negara negara itu. mereka itu kan kerjannya dusta,” jelas ketua
MUI Jatim, KH. Abdul Somad Buchori, di bilangan Tebet, Jakarta, Jumat malam
(15/04).
Karenanya, dia menghimbau kepada
seluruh elemen Umat Islam untuk mempunyai kesepahaman dan memberi pengaruh
kepada pemerintah agar menghentikan dan mencegah gerak kelompok Syiah.
Indonesia merupakan bumi kaum Sunni, dan selamanya Sunni dan Syiah selalu
mempunyai perbedaan.
“Indonesia itu adalah bumi Sunni,
jadi seharusnya keputusan luar negri mengatakan Syiah itu di negaranya sendiri
saja di Iran sana, sudah punya negara sendiri kok mengembangkan ke negara lain”
pungkasnya.
Peringatan itu disampaikan setelah
Kiai Buchori menanggapi kesuksesan acara Syiah di Bondowos pekan lalu. Mereka
sukses menggelar peringatan Maulid Fathimah yang dihadiri tokoh-tokoh Syiah
nasional.


